5/6/13

Objek Pajak Penghasilan (PPh)

Penghasilan adalah setiap tambahan  kemampuan ekonomis yang ditrima atau diperoleh wajib pajak baik yang berasal dari indonesia maupun  dariluar indonesia yang dapat dipakai untk konsumsi atau untuk menambah kekayaan wp. Dengan nama dan dalam bentuk apapun termasuk :

a)    Penggantian atau imbalan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperoleh termasuk, gaji, upah  tunjangan, honorarium, komisi, bonus, gratifikasi,u ang pensiun atau imbalan bentuk lainnya kecuali ditentukan lain dalam  undang-undang ini.
b)    Hadiah dari undian atau pekerjaan / kegiatan dan penghargaan
c)    L a b a   u s a h a
d)    Keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta  termasuk keuntungan karena pengalihan harta, kpd perseroan, persekutuan, dan badan lainnya  sebagai penggantian saham atau penyertaan modal keuntungan yang diperoleh perseroan, persekutuan dan badan lainnya karena pengalihan harta kpd pemegang saham sekutu atau anggota
•    Keuntungan krn likuidasi, penggabungan, peleburan, pemekaran, pemecahan, atau pengambil alihan.
•    Keuntungan karena pengalihan harta berupa hibah bantuan atau sumbangan kecuali yang diberikan kepada keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat dan badan keagamaan atau badan pendidikan atau badan sosial atau pengusaha kecil termasuk yayasan koperasi, atau orang pribadi yang menjalankan usaha mikro yang diatur dengan peraturan Mentri.Keuangan sepanjang tidak ada hubungan dengan usaha atau kepemilikan atau penguasaan antara pihak yang bersangkutan.
•    Keuntungan karena penjualan atau pengalihan sebagian atau seluruh hak penambangan, tanda turut serta dalam pembiayaan atau permodalan dalam usaha  pertambangan.
e)    Penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya.
f)    Bunga termasuk premium, diskonto, dan imbalan karena jaminan pengembalian hutang
g)    Deviden dengan nama dan dalam bentuk apapun termasuk deviden dari perusahaan assuransi kpd pemegang polis dan pembagian shu.koperasi
h)    Royalty atau imbalan atas penggunaan hak sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta
i)    Penerimaan atau perolehan pembayaran berkala
j)    Keuntungan karena pembebasan hutang kecuali sampai jumlah tertentu yang ditetapkan dengan PeraturanPemerintah
k)    Keuntungan selisih kurs mata uang asing
l)    Selisih lebih karena penilaian kembali aktiva
m)    Premi assuransi
n)    Iuran yang diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yang terdiri dari Wajib Pajak yang menjalankan usaha
o)    Tambahan kekayaan neto yang berasal dari penghasilan belum dikenai pajak
p)    Penghasilan dari usaha yang berbasis syariah
q)    Imbalan bunga sebagaimana yang dimaksud dalam UU yang mengatur mengenai KUP
r)    Surplus bank indonesia

Penghasilan dibawah ini dapat dikenakan pajak secara final pasal 4 (2):
a)    Penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan lainya bunga obligasi dan surat utang negara dan bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi kepada anggota orang pribadi.
b)    Penghasilan berupa hadiah undian.
c)    Penghasilan dari transaksi saham  dan sekuritas lainya transaksi derivatip yang diperdagangkan dibursa  dan transaksi penjualan saham/pengalihan penyertaan modal pada perusahaan pasangan nya yang diterima oleh perusahaan modal ventura.
d)    Penghasilan dari transaksi pengalihan harta berupa tanah dan atau bangunan, usaha jasa konstruksi, usaha real estate dan persewaan tanah dan bangunan.
e)    Penghasilan tertentu lainnya yang diatur dengan Peraturan Pemerintah.
       
Yang dikecualikan dari objek pajak pasal 4 (3):
a)    Bantuan atau sumbangan  termasuk zakat yang diterima badan amil zakat / lembaga amil zakat yang dibentuk pemerintah dan penerima zakat. Harta hibahan dengan syarat tertentu
b)    W a r i s a n
c)    Harta termasuk setoran tunai yang diterima oleh badan sebagai pengganti saham atau penyertaan modal
d)    Penggantian /imbalan dalam bentuk natura dan atau kenikmatan dari wajaib pajak atau pemerintah.
e)    Pembayaran dari perusahaan asuransi kepada orang pribadi sehubungan dengan asuransi kesehatan, jiwa, kecelakaan, dwiguna dan bea siswa
f)    Deviden /bagaian laba yang diterima / diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri,  koperasi, BUMN/BUMD  dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan /bertempat kedudukan di indonesia dengan syarat deviden berasal dari cadangan laba yang ditahan dan kepemilikan pada badan yg memberikan deviden paling rendah 25 % dari modal yang disetor  dan harus mempunyai usaha aktip diluar kepemilikan saham tersebut.
g)    Iuran yang diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya telah disahkan menteri keuangan
h)    Penghasilan yang ditanam oleh dana pensiun yg pendiriannya telah disahkan men.keu dalam bidang tertentu  yang ditetapkan dengan keputusan menteri keuangan
i)    Bagian laba yang diterima /diperoleh anggota dari perseroan komanditer yang.modal tidak terbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma dan kongsi termasuk pemegang unit penyertaan kontrak investasi kolektip.
j)    Penghasilan yang diteima/diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yang didirikan dan menjalankan usaha/kegiatan di indonesia dengan syarat badan pasangan usaha merupakan perusahaan kecil  menengah ,atau yang menjalankan kegiatan dalam sektor –sektor usaha yang ditetapkan dengan kep.men.keu.dan sahamnya tdk diperdagangkan di bursa efek indonesia.
k)    Beasiswa yang memenuhi persyaratan tertentu yang akan diatur dengan peraturan men.keuangan
l)    Sisa lebih yang diterima atau diperoleh badan atau lembaga  nirlaba yang bergerak dalam bidang pendidikan dan atau bidang penelitian dan pengembangan yang telah terdaftar  ketentuan selanjutnya diatur dengan peraturan Mentri.Keuangan.
m)    Bantuan atau santunan yang dibayar oleh badan jamsostek  ketentuan selanjtnya diatur dengan peraturan menteri keuangan

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...